Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Realisasi Pembagi dan Penggabung Daya Wilkinson untuk Antena Susun Kolinier Mikrostrip Rectangular Delapan Elemen pada Frekuensi 924 MHz
Melli Anggraeni (2021) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Antena susun mikrostrip dibuat untuk menghasilkan antena yang sesuai dengan kebutuhan, efisien, mudah dikonfigurasi dan berdimensi kecil. Untuk mendorong fungsi efisiensi antena susun mikrostrip, diperlukan sebuah pencatuan yang dapat membagi daya sama besar pada setiap antena. Selain itu, sifat komunikasi yang dua arah mengharuskan pembagi daya dapat berperan sebagai penggabung daya. Metode pembagi daya Wilkinson dapat berfungsi sebagai pembagi daya sekaligus penggabung daya yang dimana pada setiap port-nya match dan memiliki nilai isolasi yang tinggi dikarenakan adanya resistor. Perancangan pembagi daya dan penggabung daya ini dilakukan pada saluran mikrostrip dengan frekuensi kerja 924 MHz dan bahan dielektrik yang digunakan yaitu FR-4 yang memiliki konstanta dielektrik 4.4, tebal dielektrik 1.6 mm dan tebal konduktor 0.035 mm. Simulasi menggunakan AWR membantu dalam perancangan skematik dan perbaikan perancangan pembagi daya dan penggabung daya agar dihasilkan nilai return loss ÃÂ¥ 10 dB, insertion loss 1 dB, isolasi ÃÂ¥ 15 dB dan bandwidth 100 MHz. Hasil simulasi pembagi daya dan penggabung daya menunjukan nilai return loss sebesar 10.121 dB dan 12.82 dB. Insertion loss yang dihasilkan 0.5665 dB dan nilai isolasi yang dihasilkan yaitu 11.84 dB, 18.07 dB, dan 22.75 dB. Nilai-nilai parameter tersebut cukup baik dan memenuhi spesifikasi perancangan.
Ringkasan Alternatif
The microstrip array antenna was made in order to produce an antenna that as needed, efficient, easily to configure and small dimensions. To encourage the efficiency function of the microstrip array antenna, a feed that can share the power equally on each antenna is needed. In addition, the two-way communication requires that the power divider can act as a power combiner. The Wilkinson power divider method can be function as power divider and power combiner where each port matches and has high isolation value due to the presence of a resistor. The design of the power divider and power combiner is carried out on a microstrip channel with 924 MHz frequency and the dielectric material is FR-4 which have 4.4 of dielectric constant, 1.6 mm of dielectric thickness and 0.035 mm of conductor thickness. Simulation using AWR helps in schematic design, improving the design of power divider and combiner in order to produce âÃâ°ÃÂ¥ 10 dB of return loss, âÃâ°Ã¤ 1 dB of insertion loss, âÃâ°ÃÂ¥ 15 dB of isolation and 100 MHz of bandwidth. The simulation results power divider and power combiner show a return loss value of 10.121 dB and 12.82 dB. The result of insertion loss is 0.5665 dB and the result of isolation values are 11.84 dB, 18.07 dB, and 22.75 dB. The parameter values are quite good and suitable with the design specifications.
Sumber
Judul Serupa
- Realisasi Antena Susun Kolinier Mikrostrip Rectangular Delapan Elemen Pada Frekuensi 924 Mhz Untuk Base Station Komunikasi Seluler