Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Realisasi Sistem Pengumpulan Data menggunakan Arsitektur Delay Tolerant Network pada Area Terbuka
Irfan Fadillah (2021) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Sistem komunikasi jaringan saat ini umumnya di bangun dengan metoda TCP/IP dan UDP pada area terbuka. Tetapi sistem tersebut belum mencakup pengumpulan data yang baik dikarenakan area terbuka memiliki keadaan geografis yang sulit terjangkau oleh jaringan seperti halnya perkebunan. Delay yang tinggi membuat waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan data lapangan. Koneksi internet dapat diadakan di area terbuka meskipun secara tidak langung. Solusi yang ditawarkan adalah membangun jaringan untuk melakukan pengumpulan data pada satu titik dengan menggunakan konsep Delay Tolerant Network (DTN) yang mampu melakukan komunikasi pada area delay tinggi atau kondisi putus koneksi.Beberapa kebanyakan penelitian sebelumnya belum menggunakan mini embedded system serta management data yang baik dalam pengimplementasian DTN. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan mengimplementasikannya pada mini komputer raspberry dan melakukan pemograman management data agar penerapan DTN mudah diterapkan di area terbuka dan data terstruktur dengan baik. Arsitektur Delay Tolerant Network mengimplementasikan metode simpan dan teruskan pesan dengan menggunakan lapisan protokol yang disebut lapisan bundle. Salah satu pengembang dari delay tolerant network adalah IBR-DTN. IBR-DTN adalah perangkat lunak yang efisien untuk embedded system. Implementasi jaringan tersebut diuji dengan melakukan pengiriman file gambar dengan ukuran bundle dan jarak yang berbeda. Hasil akhir dilakukan perbandingan dengan pengujian jaringan arsitektur User Datagram Protocol (UDP). Hasil menunjukkan kecepatan pengiriman dan proses data arsitektur DTN lebih rendah dibandingkan arsitektur UDP. Namun, arsitektur DTN memiliki keunggulan untuk tetap mengirimkan data saat jaringan tidak stabil.
Ringkasan Alternatif
The current network communication system is generally built using TCP / IP and UDP methods in open areas. However, the system does not care about good data because open areas have geographic conditions that are difficult to reach by networks such as plantations. The high delay makes it time consuming to collect field data. Internet connection can be established in the field area although not directly. The solution offered is to build a network to perform data at one point using the concept of Delay Tolerant Network (DTN) which is capable of communicating in high delay areas or disconnection conditions. Several previous studies have not used mini embedded systems and good data management in implementing DTN. The solution to this problem is by implementing it on a mini embedded system and carrying out data management programming so that the data is well structured. The Delay Tolerant Network architecture implements a method of storing and forwarding messages using a layer protocol called a layer. One of the developers of the delay tolerant network is IBR-DTN. IBR-DTN is an efficient software for embedded systems. The network implementation is tested by sending image files with different bundle sizes and distances. The final result is compared with testing the User Datagram Protocol (UDP) architecture. The results show that the speed of sending and processing data with the DTN architecture is lower than the UDP architecture. However, the DTN architecture has the advantage of continuing to send data when the network is unstable.
Sumber