Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rencana Optimasi Penggunaan Dan Pemanfaatan Aset Kawasan Hutan Lindung Curug Cilengkrang
Muhammad Hezbullah At (2020) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Kawasan Hutan Lindung Curug Cilengkrang merupakan salah satu aset yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Bandung Utara dengan luas area pengelolaan seluas 5 hektar dan berlokasi di Desa Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Fungsi dari hutan lindung yakni sebagai tempat untuk mengatur tata air, mencegah banjir dan mengendalikan erosi, serta memelihara kesuburan tanah. Permasalahan yang terjadi pada Kawasan Hutan Lindung Curug Cilengkrang adalah penggunaan hutan lindung yang belum optimal karena terdegredasinya kawasan hutan pada bagian hulu dan tengah hutan. Peningkatan jumlah pengunjung wisata KHL Curug Cilengkrang tidak diimbang dengan fasilitas yang mendukung. Beberapa fasilitas wisata dalam kondisi rusak dan tidak ada. Oleh karena itu, perlu dilakukan rencana optimasi penggunaan dan pemanfaatan aset Kawasan Hutan Lindung Curug Cilengkrang. Tujuan dari proyek ini adalah untuk merencanakan penggunaan dan pemanfaatan aset KHL Curug Cilengkrang. Landasan teori yang digunakan pada proyek ini adalah teori operasi aset, teori optimasi aset menurut Djumara (2007), Hutan lindung menurut Dorren (2004), campground menurut Martin (2015) serta estimasi biaya menurut Prawoto (2014). Metode penelitian yang digunakan adalah meode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Optimasi penggunaan aset KHL Curug Cilengkrang dilakukan dengan cara reboisasi pada hulu sampai tengah hutan. Optimasi pemanfaatan aset KHL Curug Cilengkrang dilakukan dengan cara membongkar toilet, loket tiket dan mushola kemudian, membangun fasilitas wisata berdasarkan peraturan yang berlaku. Total estimasi biaya perencanaan optimasi penggunaan dan pemanfaatan aset KHL Curug Cilengkrang sebesar Rp. Rp. 6.694.522.942,82. Kata kunci: Optimasi Aset, Penggunaan Aset, Pemanfaatan Aset, Kawasan Hutan Lindung, Campground.
Ringkasan Alternatif
Curug Cilengkrang Protected Forest Area is one of the assets managed by Perum Perhutani KPH North Bandung with a management area of 5 hectares and is located in the Desa Cilengkrang, Kabupaten Bandung. The function of protected forests is as a place to regulate water management, prevent flooding and control erosion, and maintain soil fertility. The problem that occurs in the Curug Cilengkrang Protected Forest Area is the use of protected forest that has not been optimal due to the degradation of the forest area in the upstream and middle of the forest. The increase in the number of visitors to the KHL Curug Cilengkrang tour is not matched by supporting facilities. Some tourism facilities are damaged and non-existent. Therefore, an optimization plan for the use and utilization of the Cilengkrang Protected Forest Reserves is needed. The aim of this project is to plan the use and utilization of KHL Curug Cilengkrang assets. The theoretical basis used in this project is asset operation theory, asset optimization theory according to Djumara (2007), Protection forest according to Dorren (2004), Campground according to Martini (2015) and estimated cost according to Prawoto ( 2014). The research method used is descriptive method with qualitative and quantitative research approaches. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation studies. Optimization of the use of KHL Curug Cilengkrang assets is done by reforestation in the upstream to the middle of the forest. Optimization of the utilization of KHL Curug Cilengkrang assets is done by dismantling toilets, ticket counters and prayer rooms later, building tourist facilities based on regulation. The estimated total cost of planning the optimization of the use and utilization of the KHL Curug Cilengkrang asset is Rp. Rp. 6,694,522,942.82. Keywords: Asset Optimization, Use of Asset, Asset Utilization, Protected Forest Area, Campground.
Sumber