Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rencana Strategis Teknologi Informasi Dengan Pendekatan Grid Strategic Mc. Farlan (Studi Kasus : PDAM Tirtawening Kota Bandung)
Nova Noveristi Aulia Safitri NIM. (2014) | Tesis | Sistem Informasi
Bagikan
Ringkasan
Teknologi informasi saat ini berperan sangat penting dalam bisnis dan organisasi. Melalui perencanaan strategi yang bersifat dinamis dan fleksibel, sebuah perusahaan dapat melihat secara objektif kondisi-kondisi internal dan eksternal, sehingga dapat mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis dan mampu bertahan pada persaingan bisnis yang semakin ketat.Kebutuhan data dan informasi yang cepat dan akurat, khususnya informasi yang menyangkut operasional perusahaan pada PDAM Tirtawening, saat ini sangat tinggi. Hal tersebut dapat difahami karena dengan data dan informasi tersebut PDAM Tirtawening dapat melakukan hal-hal mulai dari perencanaan, penempatan dana sampai dengan pengambilan keputusan yang tepat. Untuk itu perlu untuk melakukan perencanaan strategi teknologi informasi sebagai langkah awal dalam proses pengembangan dan penataan TI di PDAM Tirtawening.Perencanaan strategi TI menggunakan metode dari Anita Cassidy dan pendekatan Grid Strategis Mc.Farlan melalui empat tahapan perencanaan. Model ini dititikberatkan pada usaha perencanaan dan observasi langsung operasional. Hasil kajian dari penelitian ini adalah : (1) Manajemen efektif dari asset TI yang mahal, sehingga dapat diantisipasi terjadinya kelebihan investasi atau kekurangan investasi dalam pengadaan asset TI (2) Memperbaiki komunikasi antar domain strategis/ operasional dengan domain TI (3) Menselaraskan perencanaan TI dan perencanaan strategis PDAM Tirtawening (4) Perencanaan aliran informasi dan proses (5) Pengalokasian sumberdaya TI secara efisien dan efektif (6) Mengurangi waktu dan biaya dari siklus pembangunan sistem informasi dan (7) Menjamin bahwa TI yang direncanakan dan dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan perusahaan.
Ringkasan Alternatif
The current information technology was instrumental in business and organizations. Through the strategic planning that is dynamic and flexible, a company can look objectively the conditions of internal and external, so as to anticipation of changes in the business environment and able to survive in the increasingly tight competition. Data and information needs of a fast and accurate, parti cularly information concerning the company's operations in PDAM Tirtawening is very high now. This can be understood due to the data and information PDAM Tirtawening can do things ranging from planning, placement of funds to the appropriate decision.For that we need to do Information Technology Strategic Planning as an initial step in the process of development and structuring of IT in PDAM Tirtawening.IT strategic planning with Anita Cassidy Metodology and Mc.Farlan Grid Strategic Approach have four stage planning. The results of this research study are: (1) Effective management of IT assets is expensive, so can the anticipation of over Investment or a lack of investment in the procurement of IT assets (2) Teknologi informasi saat ini berperan sangat penting dalam bisnis dan organisasi. Melalui perencanaan strategi yang bersifat dinamis dan fleksibel, sebuah perusahaan dapat melihat secara objektif kondisi-kondisi internal dan eksternal, sehingga dapat mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis dan mampu bertahan pada persaingan bisnis yang semakin ketat.
Kebutuhan data dan informasi yang cepat dan akurat, khususnya informasi yang menyangkut operasional perusahaan pada PDAM Tirtawening, saat ini sangat tinggi. Hal tersebut dapat difahami karena dengan data dan informasi tersebut PDAM Tirtawening dapat melakukan hal-hal mulai dari perencanaan, penempatan dana sampai dengan pengambilan keputusan yang tepat. Untuk itu perlu untuk melakukan perencanaan strategi teknologi informasi sebagai langkah awal dalam proses pengembangan dan penataan TI di PDAM Tirtawening.Perencanaan strategi TI menggunakan metode dari Anita Cassidy dan pendekatan Grid Strategis Mc.Farlan melalui empat tahapan perencanaan. Model ini dititikberatkan pada usaha perencanaan dan observasi langsung operasional. Hasil kajian dari penelitian ini adalah : (1) Manajemen efektif dari asset TI yang mahal, sehingga dapat diantisipasi terjadinya kelebihan investasi atau kekurangan investasi dalam pengadaan asset TI (2) Memperbaiki komunikasi antar domain strategis/ operasional dengan domain TI (3) Menselaraskan perencanaan TI dan perencanaan strategis PDAM Tirtawening (4) Perencanaan aliran informasi dan proses (5) Pengalokasian sumberdaya TI secara efisien dan efektif (6) Mengurangi waktu dan biaya dari siklus pembangunan sistem informasi dan (7) Menjamin bahwa TI yang direncanakan dan dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan perusahaan. Improve communication between the domain of strategic / operational with domain of IT (3) Harmonize IT planning with strategic planning of PDAM Tirtawening (4) Planning and information flow processes (5) The allocation of IT resources efficiently and effectively (6) Reduce the time and cost of information system development cycle and (7) Ensure that IT is in the planning and in developing truly answer the needs of the Company.