Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rentabilitas Bank Umum Syariah Sesudah Spin-Off Berdasarkan Tipe Pemisahannya Di Indonesia
Ratna Maya Sari (2018) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Salah satu lembaga yang mempunyai peranan penting sebagai penggerak roda perekonomian Indonesia adalah lembaga keuangan, khususnya perbankan. Tingkat persaingan pada sektor perbankan sangat ketat sehingga mengharuskan jajaran manajemen bank untuk menerapkan strategi yang tepat serta melakukan inovasi untuk meningkatkan kapabilitas perusahaan dan kualitas jasa yang ditawarkan. Dari berbagai strategi yang ada, spin-off menjadi salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh bank umum konvensional yang memiliki unit usaha syariah. Meskipun didasari oleh peraturan yang sama, pelaksanaan spin-off di Indonesia dilakukan dengan tahapan dan proses yang berbeda antara masing-masing bank umum konvensional. Dalam penelitian ini akan dilakukan pembahasan terhadap 2 alternatif tipe pemisahan unit usaha syariah menjadi bank umum syariah, yaitu tipe pemisahan murni dan tidak murni, dengan mengambil studi kasus pada PT. Bank BNI Syariah, PT. Bank BJB Syariah, PT. Bank BRI Syariah dan PT. Bank BUKOPIN Syariah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan proses analisis data akan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pengolahan data berdasarkan rasio rentabilitas (ROA, NOM dan NI), kemudian akan dilakukan uji menggunakan SPSS yaitu uji normalitas dan selanjutnya dilakukan uji beda menggunakan metode Mann-Whitney U Test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa baik tipe pemisahan murni maupun tipe pemisahan tidak murni memiliki kualitas yang sama dalam hal produktivitas terhadap aset yang dimiliki, sehingga bank umum konvensional tidak perlu menghawatirkan pemilihan metode mana yang lebih baik diantara kedua tipe pemisahan (spin-off) yang tersedia. Kata Kunci: Rentabilitas, perbankan, spin-off, tipe pemisahan.
Ringkasan Alternatif
One of the institutions that have an important role as the driver of Indonesian economy is a financial institution, especially banking. The level of competition in the banking sector is very tight that it requires the management of banks to implement appropriate strategies and innovate to improve the company's capability and the quality of services offered. From the various strategies, spin-off is one of the strategies that can be done by the conventional commercial banks that have sharia business units. Although based on the same regulation, the implementation of spin-off in Indonesia is done by different stages and processes between each conventional commercial bank. In this research will be discussed on two alternative types of separation of sharia business unit into a sharia commercial bank, the type of pure and impure separation, by taking case studies at PT. Bank BNI Syariah, PT. Bank BJB Syariah, PT. Bank BRI Syariah and PT. Bank BUKOPIN Syariah. This research is a descriptive research. The process of data analysis will be done through several stages there are data processing based on rentability ratio (ROA, NOM and NI), then will be tested using SPSS that is normality test and then do the different test using Mann-Whitney U Test method. The results of this study indicate that both pure separation or impure separation types have the same quality in terms of productivity of assets owned, so conventional commercial banks do not have to worry about the choice of which method is better between the two types of spin-off that available. Keywords: Profitability, banking, spin-off, the separation types.
Sumber