Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
RESPON DUA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) TERHADAP IMBANGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KASCING DAN ANORGANIK
Muhamad Hidayatullah (2014) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Penelitian tentang Respon Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum) Terhadap Imbangan Pemberian Pupuk Organik Kascing dan Anorganik, telah dilaksanakan mulai tanggal 23 Agustus sampai 23 Oktober 2004 di desa Tegalrejo Kecamatan Mayang Kabupaten Jember dengan ketinggian ± 120 meter di atas permukaan laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas yang paling respon, pemberian pupuk organik kascing dalam mengefisiensikan pupuk anorganik serta untuk mengetahui interaksi antara verietas tanaman bawang merah dengan imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi (split plot disaign) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yang terdiri dari dua varietas yaitu V1 (varietas Filipina/Import) dan V2 (varietas Hijau/Lokal), faktor kedua adalah imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik yang terdiri dari enam level yaitu P1 (100% kascing dan 0% anorganik), P2 (100% kascing dan 25% anorganik), P3 (100% kascing dan 50% anorganik), P4 (100% kascing dan 75% anorganik), P5 (100% kascing dan 100% anorganik) dan P6 (0% kascing dan 100% anorganik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Filipina memberikan respon yang paling baik dari pada varietas Hijau terhadap imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik. Imbangan pemberian 100% pupuk organik kascing dan 0% anoganik memberikan pengaruh yang lebih baik. Tidak terdapat interaksi antara dua varietas bawang merah dengan imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorgaik.
Ringkasan Alternatif
Penelitian tentang Respon Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum) Terhadap Imbangan Pemberian Pupuk Organik Kascing dan Anorganik, telah dilaksanakan mulai tanggal 23 Agustus sampai 23 Oktober 2004 di desa Tegalrejo Kecamatan Mayang Kabupaten Jember dengan ketinggian ± 120 meter di atas permukaan laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas yang paling respon, pemberian pupuk organik kascing dalam mengefisiensikan pupuk anorganik serta untuk mengetahui interaksi antara verietas tanaman bawang merah dengan imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi (split plot disaign) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yang terdiri dari dua varietas yaitu V1 (varietas Filipina/Import) dan V2 (varietas Hijau/Lokal), faktor kedua adalah imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik yang terdiri dari enam level yaitu P1 (100% kascing dan 0% anorganik), P2 (100% kascing dan 25% anorganik), P3 (100% kascing dan 50% anorganik), P4 (100% kascing dan 75% anorganik), P5 (100% kascing dan 100% anorganik) dan P6 (0% kascing dan 100% anorganik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Filipina memberikan respon yang paling baik dari pada varietas Hijau terhadap imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorganik. Imbangan pemberian 100% pupuk organik kascing dan 0% anoganik memberikan pengaruh yang lebih baik. Tidak terdapat interaksi antara dua varietas bawang merah dengan imbangan pemberian pupuk organik kascing dan anorgaik.
Sumber
Judul Serupa
  • RESPON DUA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) TERHADAP IMBANGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KASCING DAN ANORGANIK
  • RESPON DUA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) TERHADAP IMBANGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KASCING DAN ANORGANIK