Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Penyakit Menular di Dinas Kesehatan Kota Bandung
Muhammad Tatan Taftajani (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Dinas Kesehatan Kota Bandung merupakan salah satu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan pemerintah Kota Bandung yang bertanggung jawab dalam bidang pembangunan kesehatan dengan prioritas pembangunan kesehatan Ibu dan Anak, pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin dan penanggulangan penyakit menular.Penyebaran penyakit menular seringkali berkembang dengan cepat di masyarakat sehingga dinas kesehatan, puskesmas dan petugas terkait kesulitan dalam memantau penyakit menular yang sedang berkembang. hal ini terjadi karena tidak adanya sistem yang memantau penyebaran penyakit tersebut dikarenakan setiap puskesmas melaporkan surveilance penyakit menular hanya dalam bentuk data nonspasial/angka.Dengan menerapkan sistem informasi geografis, berdasarkan laporan dari setiap puskesmas Layanan ini digunakan oleh dinas kesehatan kota bandung dan dapat mengolah serta menyimpan data surveilance penyakit menular.Berdasarkan hasil dari penelitian dan pengujian, dapat disimpulkan bahwa Sistem informasi Geografis pemetaan penyakit menular dapat menampilkan data penyebaran penyakit menular dalam bentuk spasial daerah yang sedang mewabah sehingga memberikan kemudahan bagi dinas kota Bandung dalam mengolah dan menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai penyebaran penyakit menular sehingga menjadi lebih cepat, mudah, dan murah, tanpa terhalang oleh batasan tempat, jarak, dan waktu.
Ringkasan Alternatif
Bandung City Health Department is one SKPD (Unit of the area) within the City of bandung in charge of health development and health development priorities of Mother and Child, health care for the poor and eradication of infectious diseases.The spread of infectious diseases often develop rapidly in the community that the health department, public health and health-related difficulties in monitoring emerging infectious diseases this occurs in the absence of a system that monitors the spread of the disease due to any infectious disease surveillance centers reported only in the form of data nonspatial / numbers.By implementing geographic information systems as a system that monitors the spread of infectious diseases, based on data from each clinic This service can be used by Health Department, ready to use, capable of processing and storing data and information surveillance of infectious diseases.Based on the results of research and testing, can be conclude that Geographic information system mapping of infectious diseases to show in the form of spatial regions is an infectious disease outbreak convenience for Bandung city agencies in processing and delivering information spread of infectious diseases so can be more quickly, easily, and inexpensively, without being obstructed by restrictions of place, distance, and time.