Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Sistem informasi geografis rehabilitas hutan dan lahan sidang kehutanan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Bandung
Yusuf Yudha Erlangga NIM. (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Salah satu tugas dari Bidang Kehutanan adalah melakukan perencanaan kegiatan dan melaksanakan urusan kehutanan bidang rehabilitasi hutan dan lahan berupa penanaman pohon, selain itu bidang kehutanan juga harus memberikan informasi yang cukup mengenai pohon-pohon kayu. Dalam melakukan tugasnya bidang kehutanan mengalami kesulitan dalam menentukan titik yang harus direhabilitasi, karena data yang dimiliki tidak merepresentasikan tempat yang harus dilakukan rehabilitasi dan mengalami kesulitan dalam menentukan pohon yang cocok ditanam pada titik rehabilitasi, selain itu bidang kehutanan belum memiliki fasilitas untuk memberikan informasi yang cukup mengenai pohon-pohon kayu kepada masyarakat.Sistem Informasi Geografis ini dibangun agar bisa membantu kerja bidang kehutanan dalam melakukan rehabilitasi hutan dan lahan serta memberikan informasi yang cukup kepada masyarakat. Metodologi pembuatan perangkat lunak yang digunakan untuk membangun sistem informasi ini ialah metodologi waterfall dengan langkah-langkah dimulai dari System Information Engineering, Analysis, Design, Coding, Testing, hingga Maintenance. Metode perancangan yang digunakan adalah metode terstruktur dengan Flowmap, ERD, DFD sebagai alat bantu untuk merancang aplikasi pengembangan sistem informasi geografis ini. Pembangunan perangkat lunak ini menggunakan MySQL 5.1.36 sebagai tempat penyimpanan database, PHP sebagai bahasa pemrograman, dan Google Maps sebagai tools untuk menampilkan peta.Berdasarkan hasil pengujian alpha yang dilakukan dengan jenis pengujian black box didapatkan hasil bahwa fungsionalitas yang ada pada sistem informasi geografis ini telah berjalan dengan baik dan menghasilkan keluaran seperti yang diharapkan. Pengujian beta dilakukan dengan cara kuesioner pada masyarakat dan menghasilkan kesimpulan bahwa sistem informasi geografis ini dapat membantu dalam memperoleh informasi dan rekomendasi penanaman pohon kayu. Pengujian beta juga dilakukan pada pihak dinas dengan cara wawancara, dan menghasilkan kesimpulan bahwa sistem informasi geografis dapat membantu bidang kehutanan dalam melakukan tugasnya melakukan rehabilitasi hutan dan lahan serta memberikan informasi yang cukup kepada masyarakat.
Ringkasan Alternatif
Forestry department is one of the work area at the Department of Agriculture, Plantation and Forestry, one of the tasks of the forestry sector is to plan and implement the activities of the forestry business areas such as forest and land rehabilitation tree planting, forestry sector should also provide enough information on the trees. In performing their duties the forestry department have difficulty determining which points should be rehabilitated, because the existing data does not represent a place to be rehabilitated, in addition the forestry department does not have the facility to provide sufficient information about the trees to the public. Geographic Information System was built in order to help department of forestry's work in doing forest and land rehabilitation as well as providing sufficient information to the public. the methodology of creating software that is used is waterfall methodology that begins with the steps of the System / Information Engineering, Analysis, Design, Coding, Testing, and the last is Maintenance. For designing method that is used is structured method with Flowmap, ERD, DFD as tools for its designing development of this geographic information system. to build this software using MySQL 5.1.36 as database server, PHP as its language programming and Google Maps as a tool to display maps.Based on the results of alpha testing which done by black box testing showed that the existing functionality in the geographic information system has been running well and produce output as expected. Beta testing done by questionnaires on society and lead to the conclusion that geographic information system can assist in obtaining information about timber trees and tree planting recommendations. Beta testing is also done on the department by interviews, and concluded that the geographic information system can help the forestry department in performing its duties forest and land rehabilitation as well as providing sufficient information to the public.
Sumber