Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Sistem Keamanan Lemari Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) Berbasis Mikrokontroler
Laila Mukhlisah (2017) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Sistem keamanan lemari menggunakan RFID merupakan sistem yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan keefektifan dari sistem lemari yang saat ini lazim digunakan yaitu masih menggunakan kunci manual dalam mengakses lemari. Alat ini akan digunakan sebagai penitipan barang ditempat wisata. Prinsip kerja sistem ini adalah setiap pengguna lemari menggunakan tag RFID untuk mengakses lemari. Ketika tag RFID didekatkan ke reader RFID, data pada tag tersebut akan dikirim secara serial ke mikrokontroler Atmega16 untuk diidentifikasikan dan dicocokan dengan data lemari. Setelah cocok, LCD akan memberitahukan pengguna bahwa lemari mana yang dapat diakses. Pengguna kemudian harus menekan tombol pada lemari untuk mengaktifkan solenoid sehingga dapat membuka lemari tersebut. Pengguna dapat mengetahui lemari mana dapat dipakai dan waktu dari pemakaian lemari tersebut. Sistem pada Atmega 16 dan modul PCF8574 menggunakan komunikasi I2C. Jarak maksimal pembacaan untuk tag kartu yaitu 1,5 cm dari permukaan box di area pembacaan tag. Kata Kunci: Lemari, RFID, Mikrokontroler, I2C.
Ringkasan Alternatif
Cabinet security system using RFID is a system that aims to improve the security and effectiveness of the cabinet system that is currently commonly used is still using the manual key in accessing the cabinet. This tool will be used as a place of goods storage place. The working principle of this system is that each cabinet user uses RFID tags to access the cabinet. When the RFID tag is brought closer to the RFID reader, the data on the tag will be sent serially to the Atmega16 microcontroller to be identified and matched with the cabinet data. Once matched, the LCD will inform the user that which cabinet is accessible. The user then has to press the button on the cabinet to activate the solenoid so that it can open the cabinet. Users can know which cabinets can be used and the time of using the cabinet. The systems on Atmega 16 and PCF8574 module use I2C communications. Maximum reading distance for the card tag is 1,5 cm from the surface of the box in the tag reading area. Keywords: Cabinet, RFID, Microcontroller, I2C.
Sumber
Judul Serupa
- SISTEM PENGATURAN PERPAKIRAN MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) BERBASIS MIKROKONTOLER