Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Sistem Monitoring Risiko Kredit untuk Produk Mikro di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cipaganti
Aji Rachmat Iksani (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Pengelolaan risiko kredit pada sebuah perbankan adalah suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena risiko kredit sangat berkaitan langsung dengan modal dan aset yang dimiliki oleh bank tersebut. Keterkaitan hal tersebut disebabkan karena kredit yang telah diproses dan diberikan kepada nasabah atau pemohon dapat dipastikan memiliki persentase kemungkinan gagal bayar, sehingga kebutuhan akan pengawasan informasi risiko kredit tersebut menjadi sangatlah penting. Akan tetapi, banyaknya data yang berasal dari banyaknya cabang membuat proses pengawasan kurang berjalan optimal dikarenakan waktu pengerjaan laporan yang cukup memakan waktu, sehingga mengakibatkan proses pengevaluasian terhadap hasil pengawasan menjadi terhambat.Melihat dari permasalahan yang ada, maka untuk mengatasi hal tersebut perlu dibangun sebuah sistem informasi yang berguna untuk memudahkan pihak manajerial dalam melakukan monitoring terhadap risiko kredit secara cepat dan tepat. Untuk metodologi pembangunan perangkat lunak yang digunakan adalah metode waterfall, sedangkan untuk pemodelan data yang digunakan adalah metode terstruktur yaitu Entity Relationship Diagram (ERD) sebagai objek yang menggambarkan model data dan Data Flow Diagram (DFD) sebagai objek yang menggambarkan aliran data dari model fungsional.Berdasarkan hasil pengujian terhadap sistem monitoring risiko kredit untuk produk mikro di BPRS Cipaganti, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ini dapat memberikan kemudahan dalam me-monitoring risiko kredit.
Ringkasan Alternatif
Management of credit risk in a bank is a very important thing to do, because the credit risk is directly related to capital and assets owned by the bank. That is relates to the credit because it is has been processed and provided to customers or applicants may have a certain percentage of probability of default, so monitoring the credit risk information to be very important. However the number of data derived from the number of branches to make the regulatory process less than optimal due to the processing time reports is time consuming, thus resulting in the process of evaluating the results of monitoring to be blocked.Looked of existing problems, so necessary to build an information system to facilitate the managerial in monitoring the credit risk quickly and accurately. Waterfall method is used for software development methodology, and then structured methods used for modeling is Entity Relationship Diagram (ERD) as an object on describes the data model and a Data Flow Diagram (DFD) as an object on describes the flow of data from a functional model.Based on results of credit risk monitoring system for micro products in BPRS Cipaganti, this system can provide ease on monitoring of credit risk.
Sumber