Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Sistem Pendukung Keputusan
Untuk Perencanaan Promosi dan Mutasi Jabatan
di Hotel Patra Jasa Bandung
Cindy R. Tampilang (2006) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem berbasis komputer yang mampu memecahkan masalah-masalah yang tidak terstruktur. Beberapa metode yang digunakan dalam SPK diantaranya adalah metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Metode AHP adalah suatu metode yang memecah-mecah suatu situasi yang kompleks, tidak terstruktur, kedalam bagian-bagian komponennya. Sedangkan metode MAUT adalah penspesifikasian dimensi dari permasalahan, dimana pembuat keputusan harus mengevaluasi setiap alternatif kriteria yang majemuk secara spesifik.
Sesuai dengan penelitian yang sudah dilakukan dihotel Patra Jasa Bandung, maka hotel Patra Jasa Bandung memerlukan SPK sebagai perangkat lunak yang membantu proses perencanaan promosi dan mutasi jabatan bagi setiap karyawan yang berbasis komputer, karena sistem yang lama masih manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.
Dengan adanya SPK untuk perencanaan promosi dan mutasi jabatan, maka dapat mempermudah kepala bagian Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menyeleksi dan mengevaluasi setiap karyawan yang layak atau tidak layak dipromosi dan dimutasi, dapat mempermudah proses penginputan nilai setiap karyawan dan kepala bagian SDM dapat merubah nilai matriks perbandingan sesuai dengan kepentingan dari setiap kriteria dan subkriteria pada lembar penilaian karyawan dan secara otomatis nilai karyawan yang sudah diinputkan berubah.
Ringkasan Alternatif
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem berbasis komputer yang mampu memecahkan masalah-masalah yang tidak terstruktur. Beberapa metode yang digunakan dalam SPK diantaranya adalah metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Metode AHP adalah suatu metode yang memecah-mecah suatu situasi yang kompleks, tidak terstruktur, kedalam bagian-bagian komponennya. Sedangkan metode MAUT adalah penspesifikasian dimensi dari permasalahan, dimana pembuat keputusan harus mengevaluasi setiap alternatif kriteria yang majemuk secara spesifik.
Sesuai dengan penelitian yang sudah dilakukan dihotel Patra Jasa Bandung, maka hotel Patra Jasa Bandung memerlukan SPK sebagai perangkat lunak yang membantu proses perencanaan promosi dan mutasi jabatan bagi setiap karyawan yang berbasis komputer, karena sistem yang lama masih manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.
Dengan adanya SPK untuk perencanaan promosi dan mutasi jabatan, maka dapat mempermudah kepala bagian Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menyeleksi dan mengevaluasi setiap karyawan yang layak atau tidak layak dipromosi dan dimutasi, dapat mempermudah proses penginputan nilai setiap karyawan dan kepala bagian SDM dapat merubah nilai matriks perbandingan sesuai dengan kepentingan dari setiap kriteria dan subkriteria pada lembar penilaian karyawan dan secara otomatis nilai karyawan yang sudah diinputkan berubah.