Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
STRATEGI MEDIA KOMUNIKASI POLITIK PADA CALEG PEMILU 2014 DAPIL II KABUPATEN BONDOWOSO (Studi Komparasi Antara Caleg Gerindra Dan Caleg Golkar Dapil II Kabupaten Bondowoso)
ARFAN PUDI SYAHBANU (2014) | Skripsi | Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Menjelang pemilu 2014 nanti yang semakin dekat, kedua calon legislatif dari Dapil II dituntut untuk mempersiapkan diri serta amunisinya dalam memperebutkan kursi lembaga anggota DPRD Kabupaten Bondowoso. Oleh karena itu, momen-momen politik para kedua caleg tersebut dalam meraih simpatik massa dengan menggunakan berbagai jenis media komunikasi politik sebagai strategi kampanye mereka untuk menjadi yang terbaik dan mensosialisasikan diri serta memasarkan diri mereka agar mendapat suara signifikan dalam pemilu. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui profil kedua caleg dapil II Kab. Bondowoso; (2) langkah-langkah kedua caleg dalam pemilu; (3) jenis media komunikasi politik yang digunakan dalam kampanye; (4) mengetahui keefektifan dalam penggunaan media komunikasi politik yang dipakai kedua caleg. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Dalam penelitian ini, responden penelitian disebut sebagai informan. Adapun jumlah informan dalam penelitian ini adalah 2 orang caleg yang berbeda yaitu antara caleg Gerindra dan caleg Golkar Dapil II Kab. Bondowoso. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini, secara umum kedua caleg menggunakan dua strategi kampanye yang berbeda yaitu kelompok pertama dengan menerapkan strategi satu arah (uni-directional campaign) yang memanfaatkan media massa berupa ; banner, leaflet, kalender, bendera parpol, brosur, sticker dan juga memanfaatkan dunia internet sebagai kampanye model baru dengan menggunakan media blog, website, mailing list dan situs jeejaring sosial, seperti Friendster, Facebook, Twitter Dan Multiply. Sedangkan kelompok kedua menerapkan strategi kampanye bersifat dua arah (bi-directional campaign)yang memanfaatkan komunikasi kelompok dan antarpribadi sangat diutamakan untuk mengoptimalkan pesan-pesan yang disampaikan lewat media massa.
Ringkasan Alternatif
General election 2014 is getting closer, the candidates constituency II are being urged to prepare for their parts and ammunition in this parliament member institutions competition of Bondowoso regency. Therefore the moments of candidates to get a sympathetic from people, they will use any political communications media for their party strategies to make themselves the best and socializing to get peopleÂ’s voices significantly in general election. The purpose of this study is : (1) To find out the profile of both candidates, Constituency II Bondowoso regency; (2) The methods of both candidates in general election; (3) Knowing the types of political communication media that will be used in the campaign; (4) Knowing the effectiveness in using the political communication media that will be used by the candidates. This research is using a qualitative descriptive aaproach and an interview as a method. In this research the survey respondent is as informan. There are two informan in this research, they are the candidates from Gerindra and Golkar of constituency II Bondowoso Regency. The results obtained in this study, in general the two candidates are using different campaign strategies which is the first group is using uni-directional campaign method and exploit the mass media : banner, leaflet, calendar, flags of political parties, brochure, sticker and utilizing the internet as the new campaign, they are using blogs, websites, mailing list, and social network such as friendster, facebook, Twitter, and Multiply. Then the second group is using bi-directional campaign method and utilizing the group communication and interpersonal is preferred to optimize the messages conveyed through mass media.
Sumber