Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
STUDI KOMPARATIF ANTARA PARAREL VIRTUAL MACHINE (PVM) DAN MESSAGE PASSING INTERFACE (MPI) DENGAN MEMANFAATKAN LOCAL AREA NETWORK (LAN)
Intan Liswandini (2005) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika , Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Penggunaan komputer sebagai penyelesaian masalah sudah semakin berkembang.Seiring dengan hal tersebut, semakin dituntut proses komputasi yang semakin cepat. Komponen utama dari sebuah perangkat komputer adalah sebuah processor. Kecepatan processor dapat ditingkatkan secara terus menerus. Salah satunya dengan membuat komputer multiprocessor. Namun karena karena keterbatasan materi, untuk mengatasinya dirancanglah Mesin paralel semu yaitu jaringan komputer yang dikendalikan oleh sebuah perangkat lunak yang mampu mengatur pengalokasian proses-proses komputasi kepada processor-processor yang tersebar dalam jaringan tersebut. Pada penulisan tugas akhir ini, dilakukan perbandingan terhadap Feature Parallel Virtual Machine (PVM) dan Message Passing Interface (MPI) untuk menunjukkan situasi dimana salah satunya mungkin lebih difavoritkan dibandingkan yang lainnya. MPI diharapkan bisa menjadi lebih cepat di dalam suatu multiprocessor yang luas. MPI mempunyai juga pilihan komunikasi kolektif lebih banyak dibandingkan dengan PVM. Hal Ini menjadi sesuatu yang penting jika suatu algoritma bergantung pada eksistensi suatu pilihan komunikasi khusus. MPI juga mempunyai kemampuan untuk menetapkan suatu topologi komunikasi logik. PVM menjadi lebih baik ketika aplikasi bekerja pada komputer heterogen. PVM dapat melakukan pengembangan aplikasi toleransi kesalahan agar host dapat bertahan dari kegagalan tugas (task failures)
Ringkasan Alternatif
Penggunaan komputer sebagai penyelesaian masalah sudah semakin berkembang.Seiring dengan hal tersebut, semakin dituntut proses komputasi yang semakin cepat. Komponen utama dari sebuah perangkat komputer adalah sebuah processor. Kecepatan processor dapat ditingkatkan secara terus menerus. Salah satunya dengan membuat komputer multiprocessor. Namun karena karena keterbatasan materi, untuk mengatasinya dirancanglah Mesin paralel semu yaitu jaringan komputer yang dikendalikan oleh sebuah perangkat lunak yang mampu mengatur pengalokasian proses-proses komputasi kepada processor-processor yang tersebar dalam jaringan tersebut. Pada penulisan tugas akhir ini, dilakukan perbandingan terhadap Feature Parallel Virtual Machine (PVM) dan Message Passing Interface (MPI) untuk menunjukkan situasi dimana salah satunya mungkin lebih difavoritkan dibandingkan yang lainnya. MPI diharapkan bisa menjadi lebih cepat di dalam suatu multiprocessor yang luas. MPI mempunyai juga pilihan komunikasi kolektif lebih banyak dibandingkan dengan PVM. Hal Ini menjadi sesuatu yang penting jika suatu algoritma bergantung pada eksistensi suatu pilihan komunikasi khusus. MPI juga mempunyai kemampuan untuk menetapkan suatu topologi komunikasi logik. PVM menjadi lebih baik ketika aplikasi bekerja pada komputer heterogen. PVM dapat melakukan pengembangan aplikasi toleransi kesalahan agar host dapat bertahan dari kegagalan tugas (task failures)
Sumber