Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
STUDI PERBANDINGAN DAYA DUKUNG FRIKSI PONDASI TIANG PANCANG DENGAN PONDASI SUMURAN PADA TANAH KOHESIF
Mulya Ilham Rizqi (2015) | Skripsi | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Secara teori sering dianggap bahwa daya dukung friksi pondasi sumuran (bored pile) lebih kecil dibanding dengan tiang pancang (driven pile). Di lain pihak juga sering dijumpai pada uji PDA yang menunjukkan bahwa daya dukung friksi pondasi sumuran juga bisa sangat besar, bahkan melebihi dari perhitungan teoritis untuk driven pile sekali pun. Untuk itu penulis merasa perlu melakukan penelitian untuk mengetahui pada kondisi tanah seperti apa daya dukung friksi bored pile lebih besar dibanding pada driven pile, atau sebaliknya pada kondisi mana daya dukung lapangan akur dengan teori. Pengujian dilakukan dengan membuat miniatur bored pile dan driven pile diameter 73 mm, panjang 100 cm, dan kedalaman penanaman 70 cm. Pembuatan dan pengujian miniatur pile dilakukan sepresisi dan seteliti mungkin, dengan terlebih dahulu mendesain dan membuat mesin bor, mesin pancang, serta mesin penarik yang akan dipakai untuk mengukur tahanan friksi miniatur pile. Untuk menghindari keruntuhan tanah permukaan saat penarikan miniatur pile, dipasang beban merata q = 250 kg/m2. Sementara penelitian baru bisa dilakukan pada tanah lempung dengan 3 (tiga) macam konsistensi; soft, medium, dan stiff. Pengujian pada tanah pasir juga akan dilakukan setelah mendapatkan lokasi yang memungkinkan. Hasil pengujian pada tanah lempung yang dikondisikan sejenuh mungkin menunjukkan tren bahwa daya dukung friksi bored pile bisa lebih besar dibanding pada driven pile. Dari hasil ini tidak saja didapat perbedaan terhadap teori yang diyakini selama ini (paling tidak pada lempung), tetapi juga perlu dianalisis lebih lanjut fenomena apa yang melatarbelakangi perbedaan ini. Kata kunci: daya dukung friksi, bored pile, driven pile, lempung
Ringkasan Alternatif
In theory often considered that the friction of foundation bearing capacity wells ( bored pile ) is smaller than the pile ( driven pile ). On the other hand, are also often found in the PDA test showed that friction bearing capacity of foundation sinks can also be very large, even in excess of the theoretical calculations for driven pile once. To the authors felt the need to do research to determine what the soil conditions such as friction bored pile bearing capacity is greater than the driven piles, or otherwise the state where the carrying capacity of the field along with the theory. Testing is done by creating a miniature bored piles and driven pile diameter 73 mm, length 100 cm, and 70 cm planting depth. Preparation and testing of a miniature pile is done precision and expeditiously as possible, by first designing and making drilling machine drilling machine, as well as towing machine that will be used to measure the friction prisoners miniature pile. To avoid the collapse of the land surface during withdrawal miniature piles, mounted load evenly q= 50 kg/m2. While the new research could be done on clay with three (3) kinds of consistency; soft, medium, and stiff. Tests on sandy soil will also be done after getting the location allows. The test results on clay is conditioned sejenuh trends that may indicate the carrying capacity of bored pile friction can be greater than the driven pile. From the results obtained it is not only the difference to the theory that believed so far ( at least on clay ), but it also needs to be further analyzed the phenomenon of what lies behind these differences. Keywords: bearing capacity, bored pile, driven pile, clay
Sumber
Judul Serupa
- Studi Eksperimentasi Perbandingan Daya Dukung Friksi antara Pondasi Tiang Pancang dengan Pondasi Sumuran pada Tanah Pasir dengan Konsistensi Loose, Medium, dan Dense