Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
TANGGAPAN GURU TENTANG KOMUNIKASI ANTARPRIBADI GURU DAN SISWA DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SMP NEGERI I LEUWIGOONG GARUT
AYU ADISTI (2006) | Skripsi | Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan guru terhadap komunikasi antarpribadi guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri I Leuwigoong-Garut, yang melibatkan proses komunikasi, metode komunikasi dan hambatan komunikasi yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan kejadian dan mengambil sampel secara keseluruhan dengan menggunakan angket sebagai pengumpul data serta melakukan penelitian melalui wawancara, studi pustaka, dan observasi. Objek yang diteliti oleh penulis adalah para guru SMP Negeri I Leuwigoong yang berlokasi di kota Garut.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi antarpribadi sangat berperan dalam meningkatkan kegiatan belajar mengajar. Bila melihat kegiatan balajar mengajar yang berlangsung terlihat adanya proses komunikasi yang diterapkan yaitu komunikasi primer. Metode yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar yaitu metode ceramah, metode diskusi dan metode tanya jawab, yang dalam pelaksanaannya dipahami dan siswa aktif dalam bertanya apa bila ada pelajaran yang kurang dipahami. Hambatan pun terjadi dalam proses belajar mengajar, hambatan yang terjadi adalah hambatan fisik, hambatan psikologis, dan hambatan semantik.
Saran peneliti kepada guru SMP Negeri I Leuwigoong Garut adalah guru dapat membimbing siswa dengan penuh kesabaran dan perhatian. Hendaknya guru memahami faktor-faktor yang muncul selama proses komunikasi antarpribadi berlangsung.
Ringkasan Alternatif
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan guru terhadap komunikasi antarpribadi guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri I Leuwigoong-Garut, yang melibatkan proses komunikasi, metode komunikasi dan hambatan komunikasi yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan kejadian dan mengambil sampel secara keseluruhan dengan menggunakan angket sebagai pengumpul data serta melakukan penelitian melalui wawancara, studi pustaka, dan observasi. Objek yang diteliti oleh penulis adalah para guru SMP Negeri I Leuwigoong yang berlokasi di kota Garut.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi antarpribadi sangat berperan dalam meningkatkan kegiatan belajar mengajar. Bila melihat kegiatan balajar mengajar yang berlangsung terlihat adanya proses komunikasi yang diterapkan yaitu komunikasi primer. Metode yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar yaitu metode ceramah, metode diskusi dan metode tanya jawab, yang dalam pelaksanaannya dipahami dan siswa aktif dalam bertanya apa bila ada pelajaran yang kurang dipahami. Hambatan pun terjadi dalam proses belajar mengajar, hambatan yang terjadi adalah hambatan fisik, hambatan psikologis, dan hambatan semantik.
Saran peneliti kepada guru SMP Negeri I Leuwigoong Garut adalah guru dapat membimbing siswa dengan penuh kesabaran dan perhatian. Hendaknya guru memahami faktor-faktor yang muncul selama proses komunikasi antarpribadi berlangsung.