Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Tari Topeng Menor Cinunagara :(melalui media buku fotografi Tari Topeng Menor)
Willy Surya Sani NIM. (2013) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Tari Topeng Menor merupakan sebuah adaptasi tarian yang berasal dari daerah Cirebon dan Indramayu. Seiring perkembangannya tari topeng kemudian dipelajari juga di daerah Kabupaten Subang, agar memiliki nuansa berbeda dengan tari Topeng Cirebon dalam iringan tari Topeng Menor terdapat musik-musik Bajidoran, serta penambahan tarian Klana Udeng. Namun seiring semakin jarangnya tari Topeng Menor dipentaskan di daerah subang membuat banyak masyarakat yang hampir melupakan tarian ini. selain itu banyak masyarakat yang beranggapan bahwa tari topeng hanyalah sekedar hiburan.Perancangan media informasi ditujukan untuk mensosialisasikan tentang kesenian tari Topeng Menor kepada masyarakat agar lebih mengenal dan mencintai kebudayaan tradisional Indonesia, khususnya yang ada di Jawa Barat.Media informasi yang digunakan yaitu terdiri dari media utama berupa buku, serta media pendukung berupa poster, standing character, iklan koran, maskot, brosur, baligho, desain rak, wobler, kaos dan mini x-banner. Semua media informasi tersebut, akan berisikan mengenai semua informasi yang berhubungan dengan adanya penyebaran media yang diselenggarakan, dan juga mengenai kesenian tari Topeng Menor. Disertai rancangan desain yang komunikatif dan modern.
Ringkasan Alternatif
Mask Dance Menor is an adaptation of dance coming from Cirebon and Indramayu area. Along itÃâs development mask dance then is studied also in Subang Regency area, to keep having nuance to differ from Cirebon mask dance in lining Menor mask dance there is Bajidoran musics, and addition of Klana Udeng dance. But along with increasingly seldom of Menor Mask dance showed in Subang area, make many of publics almost forgets this dance. besides many publics has opinion that mask dance simply for entertainment amusement.Design of information media aims to socialize about artistry of Menor Mask Dance to public, so that they are more recognizes and loves traditional culture of Indonesia, especially the one in West Java.Information media which being used consist of main media in the form of book, and supporter media in the form of poster, standing character, advertisement of newspaper, mascot, brochure, baligho, rack design, wobler, t-shirt and mini x-banner. All of the information medias, will comprise about all information relating to existence of carried out spreading media, as well as about artistry of Menor Mask Dance. Accompanied with modern and communicative design planning.