Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
TINJAUAN BENTUK HURUF “KA GA NGA”
Auria Farantika Yogananti (2004) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual , Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Huruf Ka ga nga adalah huruf yang dimiliki oleh suku Rejang. Suku Rejang berada di propinsi Bengkulu. Secara garis besar huruf ini mempunyai kemiringan pada setiap karakter yang ada. Tebal tipisnya huruf pun tidak ditentukan, sehingga huruf yang paling rapilah yang menjadi patokan dalam setiap penulisan huruf ka ga nga yang ada.
Huruf ka ga nga memiliki bentuk yang sederhana dan runcing-runding sehingga sering kali juga disebut huruf Rencong. Huruf ka ga nga memiliki banyak ragam yang disebabkan oleh ragam dialek yang ada. Huruf ka ga nga yang berasal dari suku Rejang bentuknya berbeda dengan bentuk huruf ka ga nga yang berasal dari suku Lembak, suku Serawai, Suku Pasema dan suku Kerinci.
Huruf ka ga nga hanya terdiri dua garis pembentuk yaitu garis vertical dan diagonal. Huruf ini mempunyai karakteristik yang tegas Huruf ka ga nga memiliki 27 karakter utama, perubahan vocal dan konsonan dari huruf ini berasal dari penempatan bentuk tanda baca didalam huruf tersebut. Tanda baca ini biasanya diletakkan pada bagian bawah, atas, kanan dan kiri dari huruf. Jumlah tanda baca yang ada adalah 13 tanda baca yang masing-masing memiliki tetap yang tetap.
Ringkasan Alternatif
Huruf Ka ga nga adalah huruf yang dimiliki oleh suku Rejang. Suku Rejang berada di propinsi Bengkulu. Secara garis besar huruf ini mempunyai kemiringan pada setiap karakter yang ada. Tebal tipisnya huruf pun tidak ditentukan, sehingga huruf yang paling rapilah yang menjadi patokan dalam setiap penulisan huruf ka ga nga yang ada.
Huruf ka ga nga memiliki bentuk yang sederhana dan runcing-runding sehingga sering kali juga disebut huruf Rencong. Huruf ka ga nga memiliki banyak ragam yang disebabkan oleh ragam dialek yang ada. Huruf ka ga nga yang berasal dari suku Rejang bentuknya berbeda dengan bentuk huruf ka ga nga yang berasal dari suku Lembak, suku Serawai, Suku Pasema dan suku Kerinci.
Huruf ka ga nga hanya terdiri dua garis pembentuk yaitu garis vertical dan diagonal. Huruf ini mempunyai karakteristik yang tegas Huruf ka ga nga memiliki 27 karakter utama, perubahan vocal dan konsonan dari huruf ini berasal dari penempatan bentuk tanda baca didalam huruf tersebut. Tanda baca ini biasanya diletakkan pada bagian bawah, atas, kanan dan kiri dari huruf. Jumlah tanda baca yang ada adalah 13 tanda baca yang masing-masing memiliki tetap yang tetap.