Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Tinjauan Pengendalian Intern terhadap Sistem Informasi Akuntansi Piutang Program Kemitraa (Studi Kasus pada PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Purbaleunyi Bandung)
Irna Yuliyanti (2019) | Tugas Akhir | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk cabang Purbaleunyi yang bergerak dalam bidang penyelenggaraan dan pelayanan jasa jalan tol melaksanakan PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan). PKBL adalah program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri (program kemitraan) dan program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN (bina lingkungan). Penelitian ini meneliti tentang piutang program kemitraan. Program ini merupakan bentuk tanggung jawab dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada masyarakat yang memiliki kesulitan dalam perekonomi. Tujuannya adalah membangun hubungan baik dengan masyarakat dan membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Program ini merupakan bantuan pemberian kredit kemitraan untuk membantu UMKM dan pengentasan kemiskinan masyarakat di sekitar jalan tol agar usaha kecil tersebut menjadi tangguh, mandiri, dan kesejahteraan mereka meningkat. Usaha kecil yang dapat mengikuti program kemitraan ini telah diatur dalam peraturan menteri badan usaha milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-02/MBU/7/2017. Perusahaan sudah mempunyai kebijakan dalam sistem piutang pada program kemitraan seperti pada saat pembayaran kredit (piutang) mitra binaan harus sesuai dengan ketentuan surat direksi PT Jasa Marga (Persero), Tbk. Nomor : 166/KPTS/2015. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk cabang Purbaleunyi sudah menerapkan pengendalian intern dengan cukup baik. Namun terdapat rangkap tugas yang dapat menimbulkan kecurangan.
Ringkasan Alternatif
PT Jasa Marga (Persero) Tbk Purbaleunyi branch is engaged in the implementation and service of toll roads implement PKBL (Community Development Partnership Program). PKBL is a program to increase the ability of small-scale enterprises to become strong and independent (partnership program) and community empowerment program of society by BUMN (environmental development). This study examines the accounts receivable partnership program. This program is a form of responsibility of State Owned Enterprises (SOEs) to people who have difficulty in the economy. The goal is to build good relationships with the community and assist the community in developing small and medium enterprises (MSMEs). This program is a partnership credit grant to help MSMEs and poverty alleviation of communities around toll roads so that small businesses become tough, independent, and their welfare increases. Small businesses that can participate in this partnership program have been regulated in the regulation of the Minister of State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia No. PER-02 / MBU / 7/2017. The Company already has a policy in the receivable system in the partnership program such as when the credit payment (receivable) of the assisted partner must be in accordance with the provisions of the letter of directors of PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Number: 166 / KPTS / 2015. The research method used is interviews, observation and documentation. The data obtained are primary data and secondary data. The results of this research is that Purbaleunyi branch of PT Jasa Marga (Persero) Tbk have implemented intern controls quite well. But there are duplicate tasks that can lead to cheating.