Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Tragedi kecantikan berdarah Elizabeth Bathory :sebuah cerita dengan ilustrasi
Firmansyah NIM. (2014) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Cantik dan awet muda adalah dua hal yang memang selalu jadi impian para wanita. Berbagai macam cara mereka lakukan demi mendapatkan dua hal tersebut. Hal ini bukan hanya terjadi di era modern saat ini. Bahkan sejak zaman dulu hal ini telah menjadi ambisi khusus para wanita. Dalam beberapa kasus, upaya mempertahankan kecantikan dan awet muda, bahkan dapat menyebabkan sebuah tragedi besar. Elizabeth Báthory adalah sebuah nama yang melegenda di daratan Eropa Timur. Dia adalah seorang bangsawan yang hidup di Hungaria, pada abad 1560 - 1614. Namun tidak seperti putri-putri bangsawan lain yang dikenal akan kecantikannya, ia lebih dikenal sebagai pembunuh berantai terbesar dalam sejarah, tercatat kurang lebih 650 nyawa manusia (wanita) melayang sia-sia ditangannya. Dan motif dari pembunuhan ini tidak lain hanyalah ambisi Elizabeth untuk mempertahankan kecantikannya, yang kemudian ia sebut sebagai Ãârahasia awet mudaÃâ.Berdasarkan fenomena yang telah dijelaskan diatas, munculah sebuah ide untuk membuat sebuah media informasi dalam memaparkan kisah Elizabeth Báthory. Yaitu dengan memasukan ceritanya kedalam sebuah buku cerita yang dilengkapi dengan ilustrasi sebagai media penjelas yang ada didalamnya. Dengan maksud untuk mempermudah pembaca dalam memahami makna yang terkandung didalamnya.
Ringkasan Alternatif
Beautiful and youthful are the two things that are always be a dreams of women . A wide variety of ways in order to get them to do two things. This is not just happening in today's modern era. Even since ancient times it has become a special women's ambitions. In some cases, efforts to maintain the beauty and youthful, can even cause an immense tragedy. Elizabeth Báthory is a legendary name in the Mainland of Eastern Europe. She was a countess who lived in Hungary, in 1560-1614. But not like the other count daughters are known for her beauty, she was known as the most serial killer in history, recorded approximately 650 human lives (female) floated down the drain in his hand. And the motives of the killing is nothing but ambition Elizabeth to maintain her beauty, which he later described as ageless secrets.Based on the phenomenon that has been described above, appeared an idea to create an information media in exposing the story of Elizabeth Báthory. That is to incorporate the story into a story book with illustration as a medium of existing identifiers in it. In order to ease the reader in understanding the meaning contained in it.