Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
USULAN PERANCANGAN ALAT SISTEM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA DEPARTEMEN PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT. TRISULA TEXTILE INDUSTRIES
PUSPA PUSPITAWATI (2005) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan adanya jaminan serta menjamin keadaan, kebutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani manusia serta hasil karya dan budayanya dengan tujuan bagi kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan manusia pada khususnya, serta mengendalikan resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja untuk menciptakan tempat kerja yang aman, efisien, dan efektif dan juga untuk mengendalikan resiko kerugian baik korban manusia, kerusakan asset, terhentinya produksi dan rusaknya lingkungan alam.
Dan dengan semakin ketatnya persaingan dibidang perindustrian, masalah produktivitas pun harus diperhatikan, dengan begitu perlu adanya upaya peningkatan terhadap produktivitas kerja karyawan pada lantai produksi di PT. Trisula Textile Industries dengan melihat berbagai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi naik atau turunnya produktivitas. PT.Trisula Textile Industries ini mempunyai beberapa departemen produksi yang diantaranya, yaitu Texturizing (False Twist), Twisting (Penggintiran), Sizing (Penganjian), Weaving (Pertenunan), dan Dyeing Finishing (Pencelupan dan penyempurnaan).
Metode produktivitas total David J. Summanth digunakan dalam proses penghitungan produktivitas, karena dengan adanya perhitungan ini produktivitas yang dihasilkan, maka dapat diketahui naik turunnya nilai produktivitas di lantai produksi.
Produktivitas total yang dapat dihasilkan selama 5 tahun adalah
Departemen Data Aktual (%) Standar Perusahaan (%)
Texture 2.23 7.52
Twisting 1.52 7.20
Sizing 3.10 7.15
Weaving 0.47 7.12
Dyeing Finishing 1.04 7.55
Dari hasil tersebut, terlihat adanya penurunan dalam produktivitas yang terjadi pada lantai produksi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil produktivitas yang dicapai tidak sesuai dengan yang diingin oleh perusahaan. Hal ini disebabkan karena adanya bebarapa faktor yang dapat mempengaruhinya, yang salah satunya yaitu, faktor dari lingkungan kerja yang tidak mendukung seperti pada:
Faktor Lingkungan Departemen Data Aktual Nilai Ambang Batas
Kebisingan Weaving Ishikawa 95-98 dB 85 dB
Temperatur Twisting 34 -.37 0C 21-30 0C
Dyeng Finishing
Dan pada bagian dyeing finishing, tepatnya pada final inspection dan test, terdapat proses yang disebut mending atau bisa disebut juga sebagai proses pembersihan kain dari oli, ynag pada pada proses ini diperlukan suatu zat yang disebut tricloro etilen. Dengan begitu dibuat suatu usulan rancangan perbaikan sistem kesehatan dan keselamatan kerja yang meliputi perbaikan kondisi lingkungan kerja (kebisingan), dan usulan prosedur kerja.
Ringkasan Alternatif
Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan adanya jaminan serta menjamin keadaan, kebutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani manusia serta hasil karya dan budayanya dengan tujuan bagi kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan manusia pada khususnya, serta mengendalikan resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja untuk menciptakan tempat kerja yang aman, efisien, dan efektif dan juga untuk mengendalikan resiko kerugian baik korban manusia, kerusakan asset, terhentinya produksi dan rusaknya lingkungan alam.
Dan dengan semakin ketatnya persaingan dibidang perindustrian, masalah produktivitas pun harus diperhatikan, dengan begitu perlu adanya upaya peningkatan terhadap produktivitas kerja karyawan pada lantai produksi di PT. Trisula Textile Industries dengan melihat berbagai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi naik atau turunnya produktivitas. PT.Trisula Textile Industries ini mempunyai beberapa departemen produksi yang diantaranya, yaitu Texturizing (False Twist), Twisting (Penggintiran), Sizing (Penganjian), Weaving (Pertenunan), dan Dyeing Finishing (Pencelupan dan penyempurnaan).
Metode produktivitas total David J. Summanth digunakan dalam proses penghitungan produktivitas, karena dengan adanya perhitungan ini produktivitas yang dihasilkan, maka dapat diketahui naik turunnya nilai produktivitas di lantai produksi.
Produktivitas total yang dapat dihasilkan selama 5 tahun adalah
Departemen Data Aktual (%) Standar Perusahaan (%)
Texture 2.23 7.52
Twisting 1.52 7.20
Sizing 3.10 7.15
Weaving 0.47 7.12
Dyeing Finishing 1.04 7.55
Dari hasil tersebut, terlihat adanya penurunan dalam produktivitas yang terjadi pada lantai produksi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil produktivitas yang dicapai tidak sesuai dengan yang diingin oleh perusahaan. Hal ini disebabkan karena adanya bebarapa faktor yang dapat mempengaruhinya, yang salah satunya yaitu, faktor dari lingkungan kerja yang tidak mendukung seperti pada:
Faktor Lingkungan Departemen Data Aktual Nilai Ambang Batas
Kebisingan Weaving Ishikawa 95-98 dB 85 dB
Temperatur Twisting 34 -.37 0C 21-30 0C
Dyeng Finishing
Dan pada bagian dyeing finishing, tepatnya pada final inspection dan test, terdapat proses yang disebut mending atau bisa disebut juga sebagai proses pembersihan kain dari oli, ynag pada pada proses ini diperlukan suatu zat yang disebut tricloro etilen. Dengan begitu dibuat suatu usulan rancangan perbaikan sistem kesehatan dan keselamatan kerja yang meliputi perbaikan kondisi lingkungan kerja (kebisingan), dan usulan prosedur kerja.