Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
USULAN PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI KAIN CELE
POLYESTER DAN COTTON GUNA MEMENUHI PERMINTAAN
DI PT.KOMODOTEX (MAJALAYA)
IRWAN HENDARSAH (2006) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
PT.Komodotex merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi kain cele jenis Polyester dan cotton, untuk sistem yang digunakan yaitu make to order dimana besarnya produksi ditetapkan berdasarkan besarnya pesanan dari konsumen. Untuk permintaan yang terjadi adalah pesanan lebih besar dari kapasitas yang tersisa maka PT. Komodotex akan memenuhinya dengan melakukan sub kontrak akibatnya harganya pun bisa lebih mahal dan tidak menentu dari pada memproduksi sendiri, sebab hasil sisa yang disub kontrakan permintaanya cukup besar untuk dipenuhi, dan akibatnya perusahaan bisa mendapatkan keuntungan sedikit, bila dilakukan secara terus menerus.
Rencana produksi dengan metode transportasi least cost yang digunakan untuk memililih ongkos termurah yang dilakukan untuk memenuhi kapasitas produksi.
Maka langkah-langkah dalam laporan tugas akhir ini akan mencoba mengusulkan beberapa alternatif yaitu penambahan jam kerja over time dan penambahan satu line produksi cadangan yang digunakan sebagai reguler time dalam menghilangkan sub kontrak untuk memenuhi permintaan dari pihak konsumen.
Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa alternatif 2 dengan penambahan satu line produksi semua kebutuhan permintaan untuk semua periode terpenuhi dan menghasilkan total ongkos produksi sebesar Rp 19908000.sedangkan berdasarkan 2 alternatif yang diajukan tidak dapat dilakukan perbandingan ongkos karena pada alternatif 1 tidak diperoleh total ongkos produksi hal ini disebabkan oleh adanya permintaan yang tidak terpenuhi.
Kata kunci: (Rencana Produksi, Transportasi least cost)
Ringkasan Alternatif
PT.Komodotex merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi kain cele jenis Polyester dan cotton, untuk sistem yang digunakan yaitu make to order dimana besarnya produksi ditetapkan berdasarkan besarnya pesanan dari konsumen. Untuk permintaan yang terjadi adalah pesanan lebih besar dari kapasitas yang tersisa maka PT. Komodotex akan memenuhinya dengan melakukan sub kontrak akibatnya harganya pun bisa lebih mahal dan tidak menentu dari pada memproduksi sendiri, sebab hasil sisa yang disub kontrakan permintaanya cukup besar untuk dipenuhi, dan akibatnya perusahaan bisa mendapatkan keuntungan sedikit, bila dilakukan secara terus menerus.
Rencana produksi dengan metode transportasi least cost yang digunakan untuk memililih ongkos termurah yang dilakukan untuk memenuhi kapasitas produksi.
Maka langkah-langkah dalam laporan tugas akhir ini akan mencoba mengusulkan beberapa alternatif yaitu penambahan jam kerja over time dan penambahan satu line produksi cadangan yang digunakan sebagai reguler time dalam menghilangkan sub kontrak untuk memenuhi permintaan dari pihak konsumen.
Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa alternatif 2 dengan penambahan satu line produksi semua kebutuhan permintaan untuk semua periode terpenuhi dan menghasilkan total ongkos produksi sebesar Rp 19908000.sedangkan berdasarkan 2 alternatif yang diajukan tidak dapat dilakukan perbandingan ongkos karena pada alternatif 1 tidak diperoleh total ongkos produksi hal ini disebabkan oleh adanya permintaan yang tidak terpenuhi.
Kata kunci: (Rencana Produksi, Transportasi least cost)