Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
USULAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU
KABEL AUTOMATIVE DI PT. EWINDO
Doni Kustiawan (2006) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
Persaingan antar perusahaan akhir-akhir ini tidak lagi terbatas secara lokal, tetapi
mencakup kawasan regional dan global. Oleh karena itu, setiap perusahaan
berlomba untuk terus-menerus mencari jalan agar tetap hidup dan berkembang,
PT. Ewindo yang merupakan industri magnet wire pertama di indonesia, yang
menghasilkan Kawat Tembaga (Capper Wire) dan Kabel (Cabel). ). Khusus untuk
produksi Kabel PT. Ewindo memproduksi beberapa jenis produk kabel yaitu:
Kawat Email (Enamel Wire), Kabel Tusuk Kontak (Power Supply Cord), Kabel
Harness Automotive dan lain-lain.
Permasalahan dalam rantai penyediaan bahan baku PT. Ewindo adalah penentuan
jumlah bahan yang akan dipesan karena terkadang produksi meningkat sehingga
menyebabkan tingkat persediaan tidak sesuai dengan jumlah kebutuhan yang
menyebabkan kelancaran produksi menjadi terganggu, ini dikarenakan
pengendalian persediaan bahan baku produk kabel Automotive masih didasarkan
atas intuisi dari pihak manajemen yang terkait menyebabkan pemesanan bahan
baku tidak optimal. Untuk mengatasi masalah itu melalui metode persediaan
dengan teknik Lot Sizing yang dipakai pada penelitian ini yaitu : Lot For Lot,
Fixed Order Quantity (FOQ), Fixed Period Requirements (FPR), dan Silver Meal
akan ditentukan ukuran pemesanan (Q) dan titik pemesanan kembali (R0).
Ongkos sistem persediaan yang dilibatkan terdiri dari, ongkos pemesanan bahan
baku dan ongkos penyimpanan. Dari keempat metode Lot Sizing, metode yang
terpilih adalah metode Lot for Lot keputusan ini diambil berdasarkan ongkos total
terkecil yaitu masing-masing memiliki ongkos total sama sebesar Rp. 3.420.000,-
dan dipilih satu metode yang memiliki karakteristik pemesanan sama yang
dilakukan bagian purchasing perusahaan yaitu metode Lot for Lot.
Ringkasan Alternatif
Persaingan antar perusahaan akhir-akhir ini tidak lagi terbatas secara lokal, tetapi
mencakup kawasan regional dan global. Oleh karena itu, setiap perusahaan
berlomba untuk terus-menerus mencari jalan agar tetap hidup dan berkembang,
PT. Ewindo yang merupakan industri magnet wire pertama di indonesia, yang
menghasilkan Kawat Tembaga (Capper Wire) dan Kabel (Cabel). ). Khusus untuk
produksi Kabel PT. Ewindo memproduksi beberapa jenis produk kabel yaitu:
Kawat Email (Enamel Wire), Kabel Tusuk Kontak (Power Supply Cord), Kabel
Harness Automotive dan lain-lain.
Permasalahan dalam rantai penyediaan bahan baku PT. Ewindo adalah penentuan
jumlah bahan yang akan dipesan karena terkadang produksi meningkat sehingga
menyebabkan tingkat persediaan tidak sesuai dengan jumlah kebutuhan yang
menyebabkan kelancaran produksi menjadi terganggu, ini dikarenakan
pengendalian persediaan bahan baku produk kabel Automotive masih didasarkan
atas intuisi dari pihak manajemen yang terkait menyebabkan pemesanan bahan
baku tidak optimal. Untuk mengatasi masalah itu melalui metode persediaan
dengan teknik Lot Sizing yang dipakai pada penelitian ini yaitu : Lot For Lot,
Fixed Order Quantity (FOQ), Fixed Period Requirements (FPR), dan Silver Meal
akan ditentukan ukuran pemesanan (Q) dan titik pemesanan kembali (R0).
Ongkos sistem persediaan yang dilibatkan terdiri dari, ongkos pemesanan bahan
baku dan ongkos penyimpanan. Dari keempat metode Lot Sizing, metode yang
terpilih adalah metode Lot for Lot keputusan ini diambil berdasarkan ongkos total
terkecil yaitu masing-masing memiliki ongkos total sama sebesar Rp. 3.420.000,-
dan dipilih satu metode yang memiliki karakteristik pemesanan sama yang
dilakukan bagian purchasing perusahaan yaitu metode Lot for Lot.