Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Visualisasi Iklan Kampanye Peringatan Bahaya Rokok
Elah Purnama NIM. (2016) | Tesis | -
Bagikan
Ringkasan
Iklan salah satu bentuk promosi yang memiliki jangkauan yang luas, iklan bertujuan untuk menciptakan merek dan daya tarik yang memikat masyarakat terhadap produk atau lainnya yang dipromosikan. Sedangkan iklan kampanye memiliki tujuan yang berbeda yakni bersifat menggerakan solidaritas masyarakat ketika menghadapi suatu masalah sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap sejumlah masalah yang harus dihadapi, Seperti halnya bahaya rokok yang sedang mengancam banyak orang. Penelitian ini mengkaji beberapa iklan rokok pada media billboard dan iklan kampanye yang dibuat oleh pemerintah, yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari iklan kampanye melawan iklan dari produsen rokok. Metode yang digunakan yakni deskriftif kualitatif karena berhubungan dengan ide, persepsi dan deskriptif. Teori yang digunakan ilmu desain komunikasi visual sebagai media mengolah elemen desain grafis yang terdiri atas gambar, huruf, warna, komposisi, layout, untuk menyampaikan pesan secara visual pada target sasaran yang dituju. Selain itu data ditambahkan dengan observasi lapangan dan wawancara dengan narasumber di Dinas-dinas terkait. Berdasarkan hasil analisis terhadap visualisasi beberapa iklan rokok pada billboard dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan iklan rokok tidak berkaitan langsung dengan produk yang ditawarkan akan tetapi iklan rokok lebih mengarah isi pesan seperti sikap pemberani, maskulin, berjiwa petualang, eksklusif, elegant, santai, cool, dan mempromosikan langsung jenis rokok dan harganya /stranght sell. Supaya masyarakat tidak semakin banyak merokok dan terkena bahayanya, maka pemerintah melakukan upaya penanggulangan seperti adanya penerapan 5 gambar seram, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker paru-paru, jangan merokok dihadapan anak, merokok dengan gambar tengkorak, iklan kampanye bahaya rokok tidak efektif, karena mengacu pada data nasional bahwa jumlah perokok terus bertambah seluruh Indonesia sekitar 52 juta, kematian yang diakibatkan menghisap rokok, baik merokok aktif atau pasif tahun 2008 sekitar 6 juta jiwa, pungutan cukai terus meningkat dari tahun 2007 sekitar 43,5 triliun menjadi 101,2 triliun tahun 2013. Produksi rokok tahun 2009 sekitar 16,5 miliar batang menjadi 21,0 miliar batang pada 2013.
Ringkasan Alternatif
Rentoneform of promotion thathas abroad reach, the adaimstocreate a brand anda compellingappealto thepublicorotherproductsbeing promoted.While theadcampaignhas a different purposethatismovingsolidaritywhen facingasocial problemwhich aimstoraisepublic awareness ofa number ofproblems to overcome, As well asthe dangers of smokingthatis threateningmany people. This studyexamines someof cigarette advertising onbillboards andmediaadvertisingcampaign createdby the government, which aims to determinethe effectivenessofan adcampaign against theadvertisingofcigarette manufacturers. Themethod useddescriptivequalitativebecause it deals withideas, perceptionsanddescriptive. The theory usedscienceas a mediumof visual communication designprocessgraphic design elementsconsisting ofimages, fonts, color, composition, layout, to convey avisual messageonthe intendedtarget. In addition, datais addedto thefield observationsandinterviews with sourcesin therelevantagencies. Based on the analysis of the visualization of some of cigarette advertising on billboards can be concluded that overall cigarette advertising is not directly related to the products offered but cigarette advertising is more directed to the content of messages such as attitudes brave, masculine, adventurous, exclusive, elegant, casual, cool, and promote direct types of cigarettes and the price / stranght sell.So people are not getting a lot of smoke and exposed to danger, then the government make efforts to overcome as their application of 5 spooky image, oral cancer, throat cancer, lung cancer, do not smoke in front of children, smoking with images of the skull, advertising campaigns dangers of smoking are not effective, as it refers to the national data that the number of smokers continues to grow throughout Indonesia about 52 million deaths attributable to cigarette smoking, whether active or passive smoking in 2008 about 6 million people, the levy excise increased from year 2007, about 43.5 trillion to 101.2 smoking trillion in 2013.Production in 2009 of about
Sumber