Logo Eventkampus

UGM dan Kemenlu Beri Beasiswa untuk Pemuda dari Negara Anggota Gerakan Non Blok

access_time | label Berita
Bagikan artikel ini
UGM dan Kemenlu Beri Beasiswa untuk Pemuda dari Negara Anggota Gerakan Non Blok

Unversitas Gadjah Mada dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI sepakat menjalin nota kesepakatan bersama untuk meningkatkan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa yang berasal dari anggota gerakan non-blok dan negara berkembang di Asia dan Afrika. Kerja sama pemberian tersebut diharapkan memperkuat hubungan diplomasi peran Indonesia di tingkat kerja sama internasional.

“Kita yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk Indonesia dalam membangun kerja sama selatan-selatan dan UGM bisa menjadi mitra,” kata Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., usai penandatanganan kerja sama di ruang sidang pimpinan gedung pusat UGM, Kamis (26/12).

Menurut Rektor, melalui kerja sama ini UGM akan mengundang pemuda-pemuda terbaik dari negara anggota non-blok dan selatan-selatan  untuk belajar di kampus UGM. “Para pemuda terbaik dari mitra kita negara selatan-selatan ini ketika sudah lulus akan menjadi duta kita di negaranya masing-masing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengatakan program beasiswa yang sama juga diberikan oleh UGM kepada pemuda dari kawasan Asia Tenggara yang menempuh pendidikan di UGM. “Sekarang ini UGM sudah memberikan beasiswa sebanyak 16 orang, sekarang jumlahnya ditingkatkan lagi dengan beasiswa penuh dari UGM,” katanya.

Beberapa negara seperti Namibia dan Palestina, diakui Rektor, meminta UGM untuk meningkatkan kuota dari pemuda mereka agar bisa kuliah dan mendapatkan beasiswa untuk kuliah di kampus UGM.

Diplomat Fungsional Madya Ditjen IDP Kemenlu RI, Diar Nurbintoro, menuturkan kerja sama diplomasi Indonesia dengan negara selatan-selatan tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik namun juga dalam pengembangan kapasitas SDM. “Kerja sama kita hanya mengembangkan infrastruktur tapi semua bidang, bantuan RI tidak hanya fisik tapi juga bidang SDM,” katanya.

Direktur Non Aligned Movement (NAM) Center, Ronny Prasetyo Yuliantoro, mengatakan kerja sama diharapkan akan memperkuat diplomasi  RI dengan negara-negara berkembang lainnya dalam menjalankan kebijakan politik luar negeri bebas dan aktif. “Kerja sama ini akan memberikan hasil yang cukup baik tidak hanya untuk RI tapi anggota GNB dan negara berkembang yang membutuhkan peran Indonesia dalam pengembangan kapasitas,” katanya. (Humas UGM/Gusti Grehenson;foto:Firsto)



Sumber : https://ugm.ac.id/id/berita/18900-ugm-dan-kemenlu-beri-beasiswa-untuk-pemuda-dari-negara-anggota-gerakan-non-blok

Penulis

foto Berita Kampus
Berita Kampus
Namaku Tom, saya akan memberikan informasi/ berita seputar kampus yang ada di Indonesia

Artikel Terkait

PSPD UGM dan ASEAN Nagoya Club Dorong Tata Kelola Perdagangan Inklusif Indonesia-Jepang
25 Oktober 2019
Melestarikan Budaya Daerah Melalui Gladhen Jemparingan 2019
29 Oktober 2019
UGM Raih Predikat Kampus Berkinerja Penelitian Terbaik Versi Kemenristek
21 November 2019
UGM Peringkat 3 Kampus Hijau Terbaik di Indonesia Versi UI GreenMetric
19 Desember 2019
Deteksi Dini dan Penanganan yang Benar Penting untuk Atasi Kanker
06 Februari 2020
Tim UGM Raih Tiga Penghargaan Asian Youth Innovation Awards
10 Maret 2020

Komentar