Logo Eventkampus

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Anak Tunggal

access_time | label Berita
Bagikan artikel ini
Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Anak Tunggal

Menjadi anak tunggal akan terlihat sangat menyenangkan, karena orang tua menjadi fokus dalam mendidik dan merawat. Berbeda dengan orang tua yang memiliki anak lebih dari satu, karena mereka harus membagi kasih sayang. Namun, menjadi anak tunggal juga tidak selamanya menyenangkan karena kamu akan kesepian karena harus bermain sendiri saat dirumah. Menjadi anak tunggal pasti ada kelebihan dan kekuranganya, apa saja itu? berikut penjelasanya:

Kelebihan:

Anak tunggal sering menjadi orang yang berpengaruh dan kuat. Karena berorientasi pada tugas, anda cenderung tertib, hati-hati dan diandalkan. Anda tertarik pada fakta, ide-ide dan detail, juga senang dengan tanggung jawab 

Kekurangan:

Anda bisa sulit ditangani, tak mau memaafkan dan penuntut. anda benci mengaku, walau salah dan biasanya anda tidak dapat menerima kritikan denga baik. 

Karier Ideal:

Keuangan, mengajar, dab manjemen.

Pasangan Ideal:

Anak bungsu

Kiat Sukses:

  • Luangkan waktu untuk diri sendiri. Kebanyakan anak tunggal perlu secara teratur meluangkan waktu untuk diri sendiri karena mereka terbiasa dengan hal ini di masa pertumbuhan.
  • Hati-hati dengan sensitivitas anda. Perasaan atau hati anda mudah terluka. Jangan masukkan ke dalam hati apa yang dikatakan orang lain dan ingatkan diri anda tentang kelebihan-kelebihan anda.
  • Anda sulit menerima kesalahan-kesalahan. Izinkan diri anda untuk menjadi tidak sempurna. Cara ini bisa menghilangkan sebagian beban yang anda berikan pada diri sendiri.
  • Bersenang-senang. Anak tunggal bisa menjadi agak serius. Coba tambahkan sedikit spontanitas ke dalam hidup anda

Penulis

foto nova
nova

Artikel Terkait

cara mengatasi bau mulut
04 Januari 2018
tips menanam sayuran dipekarangan rumah
17 Januari 2018
KOPI HIJAU DAPAT MENURUNKAN BERAT BADAN??
19 Januari 2018
Makna Warna Sabuk Persinas ASAD
19 Januari 2018
Penyebab Kepergian Jeon Tae Soo Bikin Prihatin
22 Januari 2018

Komentar