Logo Eventkampus

Proses Pemasakan Matikan Parasit Cacing pada Ikan

access_time | label Berita
Bagikan artikel ini
Proses Pemasakan Matikan Parasit Cacing pada Ikan

Postingan bintik putih pada ikan lele mengandung cacing dan tidak boleh dikonsumsi viral di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Dosen Departemen Perikanan UGM, Dr. Ir. Murwantoko, menyebutkan adanya bintik putih pada ikan merupakan fenomena yang tak jarang dijumpai di dunia perikanan.

Bintik putih tersebut mengindikasikan adanya parasit cacing dari kelompok nematoda di tubuh ikan.

Parasit ini ada yang hidup di air laut maupun air tawar.

"Untuk bintik putih di lele yang tengah ramai dibicarakan saya belum mendapat info keberdaannya dimana, kemungkinan itu adalah parasit cacing dari kelompok nematoda,"tutur pakar penyakit ikan ini, Rabu (26/2).

Dia menyebutkan terdapat bahaya yang bisa ditimbulkan oleh parasit cacing yang ada di ikan bagi manusia. Secara umum ada dua bahaya parasit cacing pada ikan. Pertama, ada beberapa parasit jenis ini yang masih bisa hidup beberapa saat dalam usus manusia. Kondisi ini cukup berisiko bagi orang-orang dengan kebiasaan makan ikan mentah. Kedua, adanya alergen yang menyebabkan relasi alergi pada manusia.

"Parasit ini tidak menular ke manusia. Kalau dimasak dengan baik kedua tipe bahaya tersebut hilang atau sangat minimal,"terangnya.

Proses pemasakan atau pemanasan disebutkan Murwantoko akan mematikan parasit. Parasit akan mati jika dimasak dengan suhu 100 derajat celcius atau air mendidih.

"Jadi, tidak usah khawatir berlebihan, parasit akan mati dengan pemasakan benar-benar matang,"jelasnya.

Penulis: Ika
Foto: https://thegorbalsla.com/ikan-lele/



Sumber : https://ugm.ac.id/id/berita/19074-proses-pemasakan-matikan-parasit-cacing-pada-ikan

Penulis

foto Berita Kampus
Berita Kampus
Namaku Tom, saya akan memberikan informasi/ berita seputar kampus yang ada di Indonesia

Artikel Terkait

PSPD UGM dan ASEAN Nagoya Club Dorong Tata Kelola Perdagangan Inklusif Indonesia-Jepang
25 Oktober 2019
Melestarikan Budaya Daerah Melalui Gladhen Jemparingan 2019
29 Oktober 2019
UGM Raih Predikat Kampus Berkinerja Penelitian Terbaik Versi Kemenristek
21 November 2019
UGM Peringkat 3 Kampus Hijau Terbaik di Indonesia Versi UI GreenMetric
19 Desember 2019
Menristek Tinjau Kandang Budi Daya Lembu Gama
31 Desember 2019
Peneliti UGM Kembangkan Alat Pengolah Limbah Batik
06 Februari 2020

Komentar