Logo Eventkampus

Panik Saat Epistaksis Menyerang, Berikut Cara Mengatasinya

access_time | label Tips & Trik
Bagikan artikel ini
Panik Saat Epistaksis Menyerang, Berikut Cara Mengatasinya

Begini caranya:

  • Anda bisa duduk tegak dan condongkan tubuh  ke depan. Posisi tegak mengurangi tekanan  dalam pembuluh darah di hidung Anda, dan bisa menghambat perdarahan lebih banyak. Posisi condong ke depan bisa menghindari Anda dari menelan darah Anda sendiri yang jika tertelan dapat mengiritasi perut.
  • Setelah itu, tiup hidung Anda secara perlahan untuk membersihkan setiap darah yang membeku.
  • Kemudian jepit lubang hidung Anda memakai ibu jari dan telunjuk guna menghentikan perdarahan. Lakukan pada kedua lubang meski perdarahan hanya keluar pada satu lubang saja. Lakukan selama 5–10 menit. Selama penjepitan, Anda bisa bernapas melalui mulut.
  • Anda juga bisa mengompres hidung dengan es batu yang dibalut handuk.
  • Jika perdarahan masih belum juga berhenti, ulangi cara-cara di atas. Setelah perdarahan berhenti, disarankan untuk menegakkan kepala (jangan membungkuk) selama beberapa jam agar darah tidak mengalir kembali. Hindari pula mengupil atau membuang ingus setelah perdarahan berhenti.

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda masih mengalami perdarahan setelah melakukan perawatan rumahan, mengalami epistaksis yang berulang-ulang, sesak napas, jantung berdebar, pusing, batuk berdarah, muntah darah, atau demam.

 

Penulis

foto Anggun Prastiwi
Anggun Prastiwi
SMK NEGERI 2 KARANGANYAR

Artikel Terkait

7 Jurusan Kuliah yang Bisa Membawa Kemanfaatan bagi Masa Depan Indonesia
21 Februari 2018
Fakta dan Mitos Gunung Andong (1.726 Mdpl)
23 Februari 2018
Keuntungan Bersikap Jujur Dalam Kehidupan Sehari-Hari
23 Februari 2018
Obat Alami Penangguh Sakit Tipes yang Mudah Ditemukan
27 Februari 2018
5 Manfaat dan Keuntungan Shalat Subuh
28 Februari 2018
Bahaya Tidur Di Sore Hari!
01 Maret 2018

Komentar