Logo Eventkampus

UGM Jalin Kerja Sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia

access_time | label Berita
Bagikan artikel ini
UGM Jalin Kerja Sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia

UGM menjalin kerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Bentuk kerja sama tersebut diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., dengan Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia, Ahmad Djuhara. Selain dengan IAI, UGM juga menjalin kerja sama dengan PT. Central Proteina Prima Tbk, Epione Research and Development Institute Ltd, Universitas Budi Luhur, serta Pemkab Kepulauan Meranti. Penandatanganan MoU dilakukan di Balai Senat UGM, Kamis (8/6).

Hadir dalam acara itu, Direktur Utama PT. Central Proteina Prima Tbk, Irwan Tirtariyadi, Direktur Epione Research and Development Institute Ltd, Sandro Saade, Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Ir. Didik Sulistyanto, serta Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Central Proteina Prima Tbk, Irwan Tirtariyadi, menyambut baik kerja sama dengan UGM. Hal ini sejalan dengan tradisi perusahaannya yang mengedepankan riset dan teknologi.

“Termasuk membangun kolaborasi dengan lembaga akademik seperti UGM ini,”paparnya.

Senada dengan itu, Ketua IAI, Ahmad Djuhara, yang diwakili Ketua IAI DIY, Ahmad Saifudin, menyampaikan kerja sama, khususnya dengan Fakultas Teknik UGM, juga telah dilakukan. Ia berharap kerja sama dengan UGM bisa memberikan manfaat, termasuk upaya IAI dalam memperjuangkan UU Arsitek.

“UU Arsitek sudah kita perjuangkan sejak 1978. Cukup lama. Padahal, profesi kita ini ya sama dengan profesi lain, seperti dokter, perawat, dll,”katanya.

Di tempat sama, Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Ir. Didik Sulistyanto, menambahkan pihaknya sudah bekerja sama dengan UGM untuk studi lanjut S3 bagi dosen di Fakultas MIPA. Ada 12 orang dosen dari Budi Luhur yang melanjutkan studi jenjang S3 di fakultas tersebut.

“Semoga nanti tidak hanya pendidikan, tetapi bisa dilanjutkan kerja sama di bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,”jelas Didik.

Sementara itu, Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., berharap MoU yang telah dilakukan bisa segera diwujudkan dalam kegiatan nyata sehingga bisa berdampak positif bagi kemajuan bangsa. Panut yakin dengan kolaborasi yang dijalin, baik dengan industri, ikatan profesi, maupun pemerintah daerah akan memberikan manfaat luas kepada masyarakat.

“Mari segera kita isi dengan kegiatan yang riil sehingga akan bermanfaat bagi kemajuan bangsa,”tegas Panut. (Humas UGM/Satria;foto: Firsto-Bani)

 

Sumber : ugm.ac.id

Penulis

foto Eventkampuscom
Eventkampuscom
EventKampus

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM Raih Penghargaan UNESCO Bidang Perubahan Iklim
05 Juni 2017
UGM Raih Penghargaan Internasional Pengurangan Risiko Bencana Longsor
05 Juni 2017
UGM Mendengar: Menampung Aspirasi Kepala Daerah
06 Juni 2017
Mahasiswa UGM Kembangkan Gamelan Untuk Tuna Netra
06 Juni 2017
Tingkatkan Kualitas SDM Aparatur Pemerintah, Timor Leste Gandeng UGM
07 Juni 2017
BEST, Tas Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa UGM
09 Juni 2017

Komentar